Sponsors Link

8 Cara Menghapus Malware di Android Yang Tidak Bisa Dihapus

Sponsors Link

Pada HP Android yang kita punya, tentunya kita telah mengunduh berbagai aplikasi maupun game. Dengan aplikasi yang telah diunduh kita bisa menjalankan program yang kita perlukan. Namun, program dan game yang telah kita unduh tak jarang terjangkit virus ketika proses pengunduhan, atau bahkan setelah pengunduhan itu sendiri. Hingga ada pula sebuah virus yang menyamar menjadi program itu sendiri.

ads

Hal tersebut tentunya sangat berbahaya bagi android bahkan bagi kita sendiri. Virus umumnya bersifat merusak, mengintai dan mencuri data. Dengan sifat tersebut pastinya akan sangat merugikan. Jenis virus yang paling banyak dikenal yaitu: malware, spyware, trojan dan sebenarnya masih banyak lagi jenis virus.

Virus-virus tersebut memang seharusnya segera dimusnahkan ketika sudah terdeteksi pada android kita. Adapun terdapat  beberapa virus yang mudah dihapus atau dimusnahkan dari android kita namun ada juga yang tidak bisa dihapus. Salah satu virus yang tidak dapat dihapus tersebut adalah virus malware. Malware sendiri merupakan sebuah program yang sengaja diciptakan untuk merusak, menggandakan, mencuri, menghapus, mencuri, menyembuyikan,dan  mengubah data. Tak hanya itu saja, kadang malware sering menghabiskan bandwidth dan sumber daya yang lain seperti baterai. Maka dari itu malware mengakibatkan perangkat android sering bermasalah, hang, hingga beberapa fitur tertentu yang tidak bisa diakses. Bahkan yang lebih berbahaya lagi terkadang malware merupakan program yang disisipkan pada program lain, hingga program lain ikut terkena malware. Akibatnya potensi kerusakan pada android cukup tinggi.

Namun jangan khawatir jika semua itu terjadi. Tak ada masalah yang tak ada solusinya. Adapun cara menghapus malware di android yang tidak bisa dihapus tak cukup dengan menggunakan antivirus saja, tetapi perlu cara yang lain agar malware bisa dibabat habis. Nah, berikut ini beberapa cara untuk membabat habis malware di android kita. Yuk disimak baik-baik!

1. Memasang antivirus terbaik

Langkah paling mudah memang menginstal antivirus yang paling handal di perangkat yang kita miliki. Seringkali kita menyepelekan fungsi antivirus, padahal ancaman virus setiap waktu selalu mengintai. Bagaimanapun juga virus tetaplah virus yang berbahaya bagi data dan perangkat kita. Untuk menghapus virus yang berbahaya dan susah dihapus, pastinya memerlukan sebuah antivirus yang handal serta memiliki database pengenalan virus yang kemudian akan menghapus virus-virus seperti trojan, malware dan virus-virus berbahaya lainnya.

Jika perangkat android kita memiliki RAM yang cukup besar (minimal 2GB), lebih baik untuk membeli antivirus dengan kata lain jangan pakai yang free. Kenapa? Karena jika hanya antivirus yang gratisan, pastinya fitur yang ada hanya terbatas. Kita bisa mencari – cari aplikasi antivirus Android terbaik untuk membabat habis virus yang ada. Dengan membeli yang resmi dan tidak mendownload dari sumber lain yang tidak terpercaya bisa dipastikan perangkat android kita akan aman.

Cara pertama yang paling mudah ketika perangkat android kita terserang virus adalah memakai cara ini. Namun cara ini bukanlah yang paling direkomendasikan. Untuk virus yang benar-benar berbahaya seperti malware tak cukup dengan hanya memasang antivirus saja.

2. Menuju safe mode

Kemudian cara menghapus malware di android yang tidak bisa dihapus yang lain yaitu dengan cara masuk ke safe mode. Cara ini dinilai cukup efektif untuk menghapus malware pada perangkat android yang kita miliki. Berikut langkah – langkah menuju safe mode tersebut:

  • Tekan tombol POWER untuk reboot dari perangkat android yang kita miliki
  • Kemudian tekan dan tahan tulisan “POWER OFF”
  • Lalu akan muncul beberapa opsi, kemudian klik “reboot to safe mode”
  • Terakhir klik OK

Setelah itu kita bisa cek file mana saja yang dicurigai dan juga aplikasi mana saja yang sudah terinfeksi virus. Jika tidak ada opsi uninstall berati aplikasi tersebut sudah diaktifkan fungsi administrator pada perangkat android yang kita miliki. Maka dari itu nonaktifkan fungsi administrator aplikasi tersebut agar dapat di-uninstall. Untuk me-nonaktifkannya sendiri yaitu:

  • Kembali ke menu utama – pilih Security – kemudian masuk ke opsi Device Administrator – lalu centang kotak yang ada di samping

Jika semua langkah diatas telah dilakukan, selanjutnya kita sudah bisa me-reboot perangkat android kita dan dengan otomatis perangkat akan keluar dari safe mode lalu perangkat android akan berjalan normal kembali. Dengan cara ini cukup ampuh untuk menghapus virus yang menjangkit perangkat android yang kita miliki.

Sponsors Link

3. Lakukan hard reset

Ada beberapa jenis malware yang dapat mencegah kita melakukan cara nomor 2. Jika perangkat kita terinfeksi malware ini, lakukan hard reset dengan cara melepas baterai dari perangkat android kemudian memasangnya kembali. Pada perangkat android yang menggunakan baterai tanam jangan khawatir. Hard reset dapat dilakukan dengan menekan dan menahan tombol POWER secara bersamaan selama kurang lebih 10 detik. Kemudian ketika perangkat sedang booting, segera tekan dan tahan kedua tombol volume untuk masuk ke Safe Mode.

4. Cek aplikasi yang terakhir diinstall

Cara yang ke-empat yaitu cobalah mengecek aplikasi apa yang terakhir diinstall. Jika sebelumnya kita tidak pernah mendapat iklan yang aneh-aneh tetapi suatu hari tiba-tiba muncul iklan secara full screen, hingga konten yang berbau pornografi, maka yang menyebabkan hal itu terjadi kemungkinan besar aplikasi yang terakhir diinstall. Maka solusinya adalah menghapus atau uninstall aplikasi yang dicurigai tersebut. Adapun langkah-langkahnya yaitu:

  • Buka aplikasi Addons Detector, jika belum ada silakan dowonload dulu
  • Klik SCAN
  • Kemudian klik Install Date – lalu akan muncul daftar aplikasi yang diurutkan berdasarkan tanggal penginstala. Setelah itu cari kira-kira mana aplikasi yang paling terakhir diinstall
  • Lalu klik aplikasi akan dihapus
  • Klik Manage App
  • Klik Uninstall atau Copot Pemasangan

Jika kita bingung atau tidak yakin aplikasi mana yang menyebabkan masalah atau iklan-iklan yang mengganggu, maka uninstall atau hapus saja beberapa aplikasi terakhir yang tidak terlalu diperlukan.

5. Pantau Notification Panel

Masih menggunakan tools Addons, cara ini berguna untuk mengetahui aplikasi apa saja yang bisa memunculkan notifikasi di notofication panel. Denga n cara ini kita bisa memantau aplikasi mana saja yang menjadi biang keladi atas munculnya malware-malware ini. Berikut langkah-langkah yang bisa diikuti:

ads
  • Buka Addons Detector – lalu klik Notification Monitor
  • Kemudian klik ON atau Aktif – lalu centang pada tulisan Addons Detector
  • Tunggu sampai iklan itu muncul. Setelah mengaktifkan fitur ini sebenarnya kita bisa keluar dari aplikasi addons detector kemudian melakukan aktifitas lainnya.  Kemudian setelah muncul iklan, langsung buka fitur Notification Monitor, lalu kita akan mengetahui aplikasi apa yang baru saja menampilkan iklan
  • Setelah mengetahui aplikasinya, kita bisa meng – uninstallnya melalui menu pengaturan seperti cara nomor 4

6. Cek Shortcut Monitor

Masih menggunakan tools yang sama, cara ini berfungsi untuk mengetahui aplikasi apa saja yang memunculkan shortcut di app drawer / daftar aplikasi. Yang dimaksud shortcut yaitu sebuah ikon yang muncul dan terlihat seperti aplikasi (biasanya menampilkan gambar berbau porno)  tetapi ketika diklik hanya akan mengarahkan kita untuk download aplikasi lagi atau membuka browser internet. Adapun langkah-langkah yang bisa diterapkan yaitu:

  • Buka aplikasi Addons Detector – lalu klik Shortcut Monitor – klik ON
  • Kemudian tunggu dan kita bisa keluar dari aplikasinya. Perhatikan app drawer atau di home screen, jika terlihat ada shortcut baru padahal tidak menginstall aplikasi apa-apa, segera buka addons detector kemudian cek di bagian shortcut monitor, maka akan terlihat aplikasi apa yang baru saja menambahkan shortcut
  • Setelah mengetahuinya, kita bisa menghapus aplikasi tersebut melalui pengaturan di addons detector atau seperti pada cara nomor 4

7. Cek AddOns Push Notifications

Kita sebenarnya bisa juga langsung mengecek aplikasi apa saja yang memiliki addons untuk melakukan push notifications walaupun aplikasinya tidak aktif. Cara ini sebenarnya kurang efektif karena sering terjadi banyak aplikasi yang tidak terdeteksi. Namun tak ada salahnya jika mencoba cara ini. Berikut cara yang bisa diikuti:

  • Buka aplikasi Addons Detector – kemudian klik Scan
  • Klik Addons
  • Pada bagian Filter – pilih Push Notifications – kemudian akan terlihat daftar aplikasi yang memiliki fitur ini
  • Setelah itu klik nama aplikasinya, kemudian klik manage app untuk menghapusnya

8. Lakukan factory reset

Salah satu cara terakhir untuk membersihkan malware di android yaitu dengan melakukan factory reset atau pengaturan pabrik. Factory reset tidak hanya untuk menghapus virus saja, tetapi juga berguna untuk mengatasi berbagai permasalahan android yang lainnya. Untuk melakukan factory reset yaitu:

  • Masuk ke pengaturan
  • Pilih cadangan dan setel ulang
  • Kembalikan ke pengaturan pabrik
  • Jika diminta memasukkan sandi atau pola kunci android kita, kemudian pilih OK
  • Tunggu beberapa saat, kemudian android akan melakukan setel ulang pabrik
  • Selesai

Jika melakukan factory reset melalui recovery mode, maka:

  • Pastikan baterai android tidak kurang dari 50%
  • Tekan dan tahan tombol POWER + VOLUME DOWN secara bersamaan dalam beberapa detik
  • Kemudian android akan otomatis masuk ke recovery mode
  • Lalu pilih wipe data atau factory reset, setelah itu pilih OK
  • Android akan memulai proses reset data pabrik

Itulah beberapa cara menghapus malware di android yang tidak bisa dihapus. Beberapa cara diatas sudah dinilai efektif untuk menghapus malware yang membandel. Untuk mengantisipasinya memang gunakan aplikasi yang resmi dan jangan sembarangan mendowload aplikasi.

Selamat mencoba, semoga berhasil.

, , , , ,
Oleh :
Kategori : Teknologi