Sponsors Link

16 Tips Merekam Video dengan HP Paling Lengkap

Sponsors Link

Membuat video di era modern seperti sekarang dapat dilakukan oleh siapapun. Tidak harus bermodal perangkat yang mahal maupun lengkap. Cukup dengan menggunakan kamera yang terdapat pada Hp maka kamu sudah bisa menghasilkan karya video seperti yang kamu inginkan. Namun meski begitu, untuk mendapatkan hasil video yang bagus dan nampak seperti buatan profesional kamu membutuhkan tips dan langkah yang tak boleh diabaikan. Dalam artikel ini kamu akan mendapatkan tips merekam video dengan Hp yang akan membantu kamu untuk menghasilkan rekaman video yang bagus hanya dengan bermodal kamera HP.

ads

Baca juga:

1. Aktifkan Stabilizer

Hal yang paling penting dalam merekam video adalah kestabilan gambar yang dihasilkan. Bila video yang kamu hasilkan memiliki gambar yang jernih namun terlalu goyang kesana kemari tentu akan mengurai minat penonton video tersebut. Tentunya akan pusing melihat gambar yang terlalu goyang tanpa kestabilan. Kamu juga akan gagal menyampaikan nilai seni maupun informasi yang terdapat pada video tersebut. Maka dari itu sangat perlu bagi kamu untuk mengaktifkan stabilizer yang sudah tersedia pada pengaturan kamera smartphone saat akan memulai merekam video. Dengan begitu, smartphone akan otomatis meredam guncangan yang terjadi saat perekaman. Sehingga video yang dihasilkan tampak lebih stabil dan halus dalam segi perpindahannya.

Baca juga: Hp Unik di Indonesia

2. Atur White Balance

Banyak para awam yang menggunakan kamera perekam smartphone secara instan tanpa memperhatikan warna yang dihasilkan dari bidikannya tersebut. Maka tak jarang bila kamu sering mendapati video dengan hasil yang berwarna terlalu kuning atau kebiruan. Untuk menghasilkan video yang bagus dengan warna real seperti yang terlihat oleh mata kita maka kamu harus mengatur white balance dari kamera. Biasanya terdapat pada menu setting kamera kemudian kamu bisa membandingkannya antara yang terlihat di viewfinder dengan yang tampak oleh mata. Apakah gambar bidikan kamu sudah memiliki warna yang serupa. Selain itu, kami juga bisa mengatur white balance dengan cara yang sederhana yaitu arahkan kamera smartphone kamu ke benda apapun yang berwarna putih polos. Maka kamera smartphone kamu akan menyesuaikan hasil bidikan mendekati warna normal.

3. Gunakan Headset atau Mic Eksternal

Salah satu kelemahan dalam merekam video menggunakan smartphone adalah suara yang dihasilkan kurang jernih bahkan tercampur dengan bisingnya suara latar belakang atau lingkungan sekitar. Karena bukan kamera profesional maka kamu dapat mengakali pengambilan video dengan kamera smartphone melalui bantuan headset guna memfokuskan suara yang ingin kalian ambil. Sehingga akan meminimalisir bocornya suara-suara dari lingkungan sekitar.

Baca juga:

4. Pakai Tripod

Pakailah tripod agar video yang kamu hasilkan memiliki hasil yang lebih stabil. Terutama bila kamu merekam tanpa berpindah-pindah. Lebih baik menggunakan tripod agar gambar yang kamu buat tidak memiliki guncangan atau perubahan posisi yang sangat terlihat. Bagi pemakai smartphone yang memiliki tangan bertremor atau bergetar ketika memegang suatu benda, maka sangat disarankan untuk memakai tripod untuk menghasilkan video yang sesuai harapan. Agar kamu bisa membuat suatu karya video yang sederhana namun enak ditonton dan bergaya profesional.

Baca juga:

5. Gerakan Smooth

Jika kamu ingin mengambil video dalam situasi bergerak ataupun mengikuti objek yang akan kamu rekam, maka usahakanlah untuk bergerak secara halus. Karena yang kamu gunakan adalah kamera standar yang tersemat pada smartphone sehingga memiliki sensitifitas tinggi pada perubahan gerak. Janganlah mengambil gambar secara cepat perpindahan satu object ke object lainnya.

Sponsors Link

Jika kamu melakukannya, maka pasti kamu akan memberikan gambar yang kabur saat proses perpindahan terjadi. Ini akan memperburuk karya videomu dan tentunya membuat video kamu terkesan tidak profesional. Jadi berusahalah untuk menggerakan smartphone sehalus mungkin dalam perpindahan. Pikirkan dan rencanakanlah langkah-langkah shot yang akan kamu ambil sebelum kamu melakukan perpindahan, sehingga kamu akan meminimalisir terjadinya perpindahan secara tiba-tiba.

6. Hindari Penggunaan Zoom

Ingatlah bahwa yang kamu pakai hanyalah kamera smartphone. Tentunya banyak sekali batasan-batasan yang dapat dilakukan dengan kamera tersebut. Salah satunya adalah zoom, sangat tidak disarankan bagi kamu memakai zoom pada kamera smartphone. Karena zooming pada kamera smartphone lebih banyak membuat noise pada gambar dibandingkan untuk memperjelas. Jadi bila memang kamu ingin memperlihatkan object lebih dekat, maka langkah terbaik adalah dengan mendekati object tersebut. Dengan begitu kamu akan mendapatkan gambar yang lebih jelas dan jernih dibandingkan dengan zoom yang beresiko membuat video menjadi pecah.

Baca juga:

7. Perhatikan Angle

Angle merupakan titik tempat kamu membidik object. Angle sangat berhubungan dengan posisi tinggi atau rendahnya mengambil suatu shot. Angle sangat berguna dalam segi psikologis yang akan tercipta pada video yang kita buat. Setiap angle memiliki kriteria psikologis masing-masing. Seperti low angle membuat kesan tinggi, berwibawa atau seram. High angle akan membuat object dipandang secara psikologis menyedihkan, tak berdaya maupun kecil dan lebih rendah.

Sedangkan angle eye level memiliki kesan normal yang santai dan menyenangkan. Jadi bila kamu membuat video dengan adegan seseorang yang sedang marah, maka ambillah dengan posisi low angle sehingga seseorang yang sedang marah tersebut lebih terlihat sisi psikologis amarahnya karena tampak lebih menyeramkan dengan posisi yang menjulang. Maka bila yang kamu ambil adalah adegan menangis, pasti kamu sudah tahu bukan harus mengambil dengan angle apa?

8. Perhatikan Penempatan Object

Penempatan object juga menjadi hal yang penting. Tak harus melulu meletakkan object pada sisi tengah. Meletakkan object pada sisi samping dengan diiringi background yang indah justru akan memberikan nilai artistik yang lebih tinggi dalam karya videomu. Maka mulailah bereksperiman untuk penempatan object yang terkesan lebih berseni dan tidak monoton. Namun jangan sampai membuat viewfinder menjadi tampang terlalu kosong. Kamu harus pintar-pintar mengombinasikan object dengan suasana lingkungan sekitar namun jangan lebih dominan dari object utama yang kamu targetkan.

Baca juga: Hp Termurah di Indonesia

Sponsors Link

9. Shot secara Simetris

Seringkali kita mengambil shot namun mengabaikan kondisi dan posisi kamera yang tentunya adalah smartphone. Tanpa sadar kita sebenarnya membidik gambar dengan posisi smartphone yang miring alias tidak simetris. Hal ini akan sangat mengganggu hasil akhir video kalian. Karena saat kalian memutar ulang hasil rekaman tersebut akan sangat terlihat bahwa video yang kamu tonton sebenarnya miring. Memang kemiringan smartphone sangat tidak terasa saat kita sedang merekam karena kita terlalu fokus pada object yang direkam. Maka dari itu haruslah membiasakan diri untuk mengatur posisi smartphone sebelum memulai merekam, apakah dirasa sudah simetris atau belum.

Baca juga:

10. Jangan Menutupi Microphone

Pengguna smartphone telah sangat terbiasa untuk memotret menggunakan kamera smartphone. Hal ini akan terbawa pada saat mengambil video menggunakan kamera smartphone. Yaiitu kebiasaan untuk hanya fokus pada gambar yang sedang dibidik sehingga tak sadar bahwa pada perekaman video diperlukan kombinasi dengan suara. Kebiasaan pengguna smartphone yang memegang HP nya dengan berbagai cara akan terbawa pada saat merekam video sehingga tak sadar bahwa telah menutupi bagian mirophone yang terdapat pada smartphone. Mulailah membiasakan diri dan menghafal bagian microphone smartphone anda untuk meminimalisir terjadinya kegagalan dalam merekam suara.

Baca juga: Hp Tercanggih di Dunia

11. Bersihkan Lensa

Bagi mereka yang bukan merupakan seseorang profesional dalam hal fotografi ataupun videografi pastinya akan sangat menghiraukan bahkan melupakan kebersihan kamera. Padahal kamera merupakan modal utama untuk pembuatan video. Tentulah kamu harus selalu menjaga kebersihan lensa terutama saat akan memulai untuk membuat video.Agar gambar pada video yang kamu buat nampak jernih tanpa ada penghalang debu ataupun gambar yang kabur karena bercak kotor pada lensa. Kamu bisa membersihkannya dengan menggunakan tisu halus atau yang paling baik adalah menggunakan kain berbahan lembut. Hal ini diperlukan guna menghindari terjadinya goresan pada lensa kamera. Maka dalam membersihkan kamera pun kalian harus berhati-hati menjaga aset utama kamu ini.

Baca juga: Hp Terlaris di Indonesia

12. Cek Memory

Memory yang terdapat pada setiap smartphone tentunya berbeda-beda. Baik itu memory internal yang sudah tersedia pada bawaan smartphone maupun memory eksternal seperti micro SD. Sebelum memulai perekaman tentunya kamu harus memperhatikan berapa sisa memory yang kamu miliki. Mengapa demikian? Karena pembuatan video merupakan proses yang berkesinambungan secara menerus tanpa jeda saat perekaman, maka pastinya kamu harus memiliki memory yang cukup.

ads

Tentunya kamu akan kecewa atau mungkin merasa jengkel bukan bila saat sedang asik merekam tiba-tiba saja smartphonemu berhenti merekam karena memory yang tidak tersedia. Terlebih lagi bila yang kamu rekam adalah moment berharga yang tak akan terulang dua kali. Selain itu, dengan memiliki memory yang lebih longgar dan cukup banyak pun akan membuat proses perekaman menjadi lebih ringan. Karena bila memory hanya tersisa sedikit saja maka kemungkinan besar video yang kita hasilkan akan menjadi patah-patah dan tidak halus. Maka dari itu kalian juga harus pertimbangkan memory yang kalian miliki sebelum memulai merekam.

Baca juga:

13. Tes Deteksi Suara

Tes deteksi suara juga merupakan hal penting. Jangan sampai kamu telah selesai merekam namun ternyata suaranya tidak masuk karena setting yang salah ataupun karena ternyata ada kerusakan tertentu pada deteksi suara smartphone kamu. Maka ada baiknya sebelum memulai merekam, kamu coba dulu untuk merekam suara kalian. Apakah suara yang kamu rekaman tertangkap dengan baik atau justru tidak ada hasilnya. Perhatikan juga pada volume utama smartphone kamu. Jika ternyata sebelum kamu merekam video, kamu tengah mendengarkan lagu atau menggunakan fitur suara lainnya dan tanpa sengaja memberikan settingan suara kecil atau bahkan mute. Maka pada jenis smartphone tertentu hal ini bisa menjadi dampak pada hasil rekaman. Entah itu suara asli menjadi lebih kecil pada hasil rekaman atau bahkan tidak ada suara sama sekali karena settingan suara yang telah di mute.

Baca juga:

14. Pergunakan Fitur Maksimal Durasi Perekaman

Mungkin kalian belum tau bahwa pada fitur perekaman di smartphone-smartphone tertentu memiliki fasilitas maksimal durasi perekaman yang dapat diatur sesuai kebutuhan kita. Dengan begitu kamu dapat lebih memperhitungkan waktu pembuatan video ataupun untuk menghemat memory sehingga tidak terlewat dari batas yang kamu inginkan. Ini juga dapat membantu kamu yang membutuhkan video dengan batasan durasi tertentu, sehingga kamu bisa membuat video tanpa harus melakukan pemotongan durasi setelahnya. Contohnya jika kamu membuat video untuk postingan instagram yang memiliki durasi maksimal 1 menit.

15. Kondisi Baterai

Kondisi baterai juga bisa berdampak pada performa perekaman video, terutama bila menggunakan kamera smartphone. Akan sangat terasa bila kamu merekam video pada saat baterai full atau diatas 50% maka kamu akan mendapatkan hasil gambar yang nyaris normal seperti tampak mata. Namun apabila baterai sudah dibawah 50% bahkan sudah sangat low pastinya akan berdampak buruk pada hasil video yang kamu buat.

Bisa terjadi berbagai kemungkinan, entah warna video yang menurun jauh dari warna asli, video yang patah atau tersendat dan tidak halus hingga resiko terjadinya hang pada smartphone. Karena kamu harus tau bahwa perekaman video tentunya akan sangat menguras energi smartphone untuk merekam gambar sekaligus memproses saving pada memory. Kamu harus benar-benar memperhatikannya, jangan sampai kebiasaan merekam dengan baterai yang hampir low justru akan menurunkan bahkan merusak performa smartphone kamu.

Baca juga:

16. Utamakan Pencahayaan Alami

Pencahayaan juga merupakan hal penting dalam perekaman video. Akan sangat tidak menarik jika video yang kamu ambil memiliki pencahayaan yang kurang sehingga mengaburkan pandangan bahkan membuat kamu gagal menunjukkan object utama. Kecuali bila video yang kamu buat memang menginginkan nuansa gelap ataupun silhouette. Jika memang yang kamu butuhkan adalah video dengan kecerahan normal, maka kamu harus perhatikan pencahayaan dalam video kamu.

Terlebih lagi setiap kamera memiliki kemampuan menangkap cahaya yang berbeda-beda. Maka sebisa mungkin ambillah gambar ditempat yang cukup bercahaya dan tidak membidik pada posisi membelakangi cahaya. Namun kamu harus tau bahwa video terbaik merupakan video dengan pencahayaan alami yaitu menggunakan cahaya alam alias matahari. Hal ini akan membuat video kamu memiliki cahaya yang natural. Akan sangat jauh berbeda bila kamu hanya mengandalkan cahaya lampu yang berbeda-beda tingkat warna yang akan dihasilkan dalam video. Kecuali bila kamu menggunakan lighting profesional seperti di studio perekaman.

Demikian informasi tentang tips merekam video dengan hp yang dapat kamu praktekan untuk menangkap momen-momen istimewa dan bahagia. Yang terpenting bukan seberapa canggih hp yang kamu miliki, asal rutin mempraktekannya dan mau belajar, maka hasil video kamu pasti bisa seperti para profesional. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

, , , , ,



Oleh :
Kategori : Teknologi