Sponsors Link

5 Perbedaan Hp Distributor dan Resmi, Mana yang Lebih Baik?

Sponsors Link

Membeli hp dengan kualitas terbaik memang susah susah gampang. Jika anda keliru sendiri, alih-alih mendapatkan hp android maupun iOS dengan kualitas terbaik, anda malah mendapatkan hp dengan kualitas yang tidak terjamin. Lantas, penggunaan hp pun akan menjadi tidak maksimal. Anda tentu tidak mau kan jika hp premium anda, misal Samsung Galaxy S10 Plus harus mengalami kerusakan tiba-tiba hanya karena anda keliru saat membelinya?

ads

Kekeliruan dalam membeli hp lumayan lumrah terjadi di Indonesia apalagi jika para calon pembeli tidak dibekali pengetahuan yang cukup dengan varian hp yang akan mereka beli maupun sepak terjang vendor yang memproduksi hp tersebut. Atau, pengetahuan tentang dimana tempat yang pas untuk membeli hp kualitas yang terbaik dan garansi seperti apa yang akan para calon pembeli dapatkan? Anda harus waspada, karena jika anda tidak mempunyai pengalaman yang memadai, bisa-bisa anda malah kena tipu.

Salah satu dilema yang banyak dikhawatirkan para pengguna hp maupun calon pemberi hp adalah garansi. Garansi adalah jaminan yang wajib hukumnya ada pada tiap hp baru bukan hp bekas yang hendak anda beli. Jika hp baru yang ada ingin pinang tidak memberikan jaminan berupa garansi, maka segera lah untuk mencari alternatif lain. Kenapa? Karena fungsi garansi itu sendiri sangat penting. Garansi memungkinkan anda untuk melakukan klaim jika suatu saat hp yang anda gunakan mengalami kerusakan. Anda dapat dengan mudah mengajukan perbaikan atau penggantian unit menggunakan garansi tersebut yang biasanya akan aktif selama 6 sampai 12 bulan.

Di pasaran hp tanah air, tercatat ada dua buah garansi yang ditawarkan oleh para vendor maupun para penjual hp mandiri. Mandiri disini berarti mereka bukan retailer secara langsung, melainkan konter hp bisa. Dua garansi tersebut ialah garansi distributor dan garansi resmi. Garansi distributor sendiri garansi yang biasanya diberikan para distributor yang mendistribusikan hp dari negara lain untuk dijual di Indonesia sementara garansi resmi adalah garansi yang biasanya diberikan oleh para distributor yang sudah melakukan kerja sama dengan retailer hp tertentu di tanah air.

Stigma negatif akan garansi distributor harus diakui masih sangat kuat. Banyak yang melihat hp-hp dengan garansi distributor adalah hp KW, replika, maupun BM padahal pada kenyataannya tidak seperti itu. Garansi hanyalah garansi dan tidak ada sangkut pautnya dengan hp. Namun, tetap saja anda harus bijak dalam memilih garansi hp karena banyak ditemui kasus dimana garansi distributor merugikan konsumennya.

Untuk anda yang sedang bingung akan perbedaan dua garansi tersebut, kami akan memberikan anda perbedaaan hp distributor dan resmi yang harus anda ketahui sebelumnya sehingga anda dapat memilih hp secara bijak. Berikut adalah perbedaan hp distributor dan resmi.

1. Cara Klaim Garansi

Satu hal yang paling menonjol dari perbedaan hp bergaransi distributor dan hp bergaransi resmi adalah bagaimana cara kita melakukan klaim terhadap garansinya itu sendiri. Untuk hp bergaransi resmi, anda hanya perlu mendatangi Service Center yang sudah tersebar di berbagai area tanpa dikenakan biaya misal Samsung dengan Samsung Service Center-nya. Namun, untuk hp bergaransi distributor, andaharus mendatangi tempat anda membeli hp tersebut dan jika anda memutuskan untuk pergi ke Service Center, maka anda akan dikenakan biaya tambahan.

2. Tenaga Ahli Service Lebih Meyakinkan

Service Center resmi biasanya punya standarisasi tertentu dimana para teknisi akan secara maksimal melakukan perbaikan pada hp resmi anda. Anda pun dapat lebih tenang ketika harus menginapkan hp anda di Service Center resmi karena hp anda ditangani oleh mereka-mereka yang profesional. Lain halnya dengan hp distributor yang mana anda belum tentu akan mendapatkan pelayanan yang meyakinkan.

3. Harga

Ada harga tentu ada kualitas. Hp bergaransi resmi biasanya mematok harga yang terbilang lebih mahal ketimbang hp distributor. Perbedaannya pun cukup besar yakni bisa mencapai 1 jutaan. Itu lah mengapa hp bergaransi distributor menjadi primadona khusunya bagi hp-hp yang cukup langka ada di pasaran. Sebagai contoh adalah Xiaomi dengan varian terbaru yang biasanya akan sangat sulit untuk didapatkan di masa awal perilisannya. Garansi distributor pun kemudian menjadi alternatif utama bagi para calon pembeli hp yang sudah menantikan hp Xiaomi terbaru.


4. Software dan Hardware

Hal penting lainnya yang membedakan hp distributor dengan hp resmi adalah software dan hardware. Dari segi software, kebanyakan hp distributor seperti Xiaomi Redmi Note 5 menghadirkan ROM China yang mana anda harus melakukan perubahan ROM sendiri ke ROM versi Indonesianya. Dari segi hardware, hp distributor biasanya para distributor memberikan aksesoris yang terbilang aneh dan tidak mengikuti standar yang ada di Indonesia. Misal, charger kaki tiga. Jika anda membeli hp resmi seperti Oppo, tentu anda akan mendapatkan software dan hardware yang sesuai standar.

5. Hp Distributor Minus Fitur-fitur Penting

Yang sering kali membuat para pembeli hp distributor kerepotan ialah fitur-fitur penting yang harus mereka kustomisasi sendiri karena masih terkunci. Dikuncinya fitur-fitur tersebut disebabkan karena hp distributor umumnya tidak diproduksi untuk Indonesia sehingga fitur penting seperti perubahan bahasa ke Bahasa Indonesia, jaringan 4G, maupun update software terbaru masih terkunci. Tapi jangan cemas, karena banyak konter hp yang menjajakan hp distributor yang menawarkan proses setting sehingga nantinya hp distributor bisa langsung anda gunakan tanpa perlu melakukan kostumisasi tambahan lagi.

Demikian artikel mengenai perbedaan hp distributor dan resmi ini kami sampaikan kepada anda yang masih dilanda kebingungan akan perbedaan besar dua garansi tersebut. Saran kami, beli lah hp bergaransi resmi dengan jaminan mutu dan after sale yang sudah tak diragukan lagi seperti Samsung. Namun, bila anda merupakan seorang penggila hp yang kerap menantikan hp keluaran terbaru seperti yang terbaru ini, Xiaomi Redmi Note 7 dan malas menunggu hingga varian garansi resminya tersedia di pasaran, anda bisa menjadikan hp distributor sebagai alternatif. Pastikan, ada sudah mengetahui plus minus hp distributor dan resmi sebelumnya agar anda tidak menyesal nantinya.

, , , , ,
Oleh :
Kategori : Teknologi