Sponsors Link

9 Penyebab Touchscreen Error pada Android yang Harus Dihindari

Sponsors Link

Handphone atau telepon genggam sendiri ditemukan pada tahun 1973, dan sejak itu terus berkembang. Jika diingat lagi, handphone generasi pertama itu besar dan memiliki antena untuk menangkap jaringan seluler, barulah digenerasi kedua mulai agak mengecil dan mudah digenggam tangan. Bagaimana dengan generasi ketiga?

ads

Di generasi ketiga ini sudah semakin berkembang, karena bentuk semakin variatif, adanya jaringan internet dan jenis-jenis smartphone yang memiliki sistem operasi. Dan semenjak keluaran generasi ketiga sudah ada terobosan yang di mana tidak memakai keypad lagi. Dan dikeluaran generasi keempat malah menjadi lumrah. Apa itu?

Touchscreen atau layar sentuh jadi andalan handphone jaman sekarang. Teknologi yang mengedepankan sentuhan sebagai navigasi utama untuk menggunakannya ini jadi populer untuk perangkat handphone. Tidak peduli layar 3.5 inch atau 3.8 inch, semua produsen handphone berlomba mengganti keypad menjadi layar sentuh yang lebih modern dan terkini.

Tidak begitu sulit untuk menggunakan teknologi layar sentuh di handphone, terkecuali ada yang tidak beres dengan panel sensor atau pengontrol layar sentuh nya. Akibatnya layar sentuh menjadi telat untuk merespon, eror, atau layar bergerak sendiri. Kejadian tidak mengenakan pada layar sentuh tidak jauh dari hal ini :

  • Eror, bergerak sendiri tanpa disentuh.
  • Deadspot, layar tidak merespon dibagian tertentu saat disentuh.
  • Deadtouch, layar mati atau tidak berfungsi lagi.

Tentu saja ketiga hal itu bisa terjadi karena ada penyebabnya, bukan? Ada beberapa penyebab yang membuat layar sentuh menjadi seperti yang sudah ditulis di artikel ini. Untuk mengetahuinya baca sampai habis, yuk!

1. Terjatuh

Pernahkah handphone terjatuh, tepat dibagian layar mengenai lantai atau apapun itu? Jatuh nya handphone dan langsung mengenai layar bisa jadi penyebab utama membuat layar sentuh jadi error. Bagian hardware atau beberapa menyebut sisi sensitif layar sentuh bisa rusak karena jatuh disebabkan hardwarenya yang memang rentan rusak. Meski ada hp tahan banting, tetap saja jangan dibuat jatuh secara sengaja, oke?

2. Terkena air

Kecipratan, ketumpahan atau terendam, semuanya mengarah bahwa handphone milikmu itu terkena air, bukan? Tidak peduli sedikit atau mungkin banyak, air bisa jadi penyebab utama. Layar sentuh sendiri memiliki teknologi panel sensor yang memiliki aliran listrik. Tanpa membahas panjang lebar sekalipun, kita tahu bahwa air dan listrik bukan sahabat yang baik, betul?

3. Perangkat pengisian daya tidak sesuai

Secara singkat nya adalah charger. Setiap handphone memiliki charger yang sudah disesuaikan berapa tegangan listrik dan dijamin keamanannya. Tapi suka ada saja yang bandel, tidak peduli charger untuk handphone apa, selama bisa masuk dan mengisi daya tetap dipakai.

Mulai dari sekarang, jangan lakukan hal itu. Charger yang tidak sesuai dengan handphone bisa menyebabkan konslet listrik, merusak layar sentuh hingga membuat nya bergerak sendiri. belum lagi merusak baterai dan menyebabkan panas pada handphone, meski ada cara agar hp tidak panas, tetap gunakan yang sesuai. Tapi selama charger handphone milikmu sesuai dan original, tidak perlu khawatir kok.

4. Rusaknya baterai

Baterai yang rusak merupakan penyebab error pada layar sentuh. Jika komponen baterai sudah mulai rusak, hardware layar sentuh tidak akan bisa bekerja secara optimal dan menyebabkan layar sentuh bergerak sendiri. Merawat baterai juga merupakan cara agar smartphone awet, bukan?

Sponsors Link

5. Cara penggunaan

Ada yang suka menekan layar secara berlebihan seperti, menekan dengan kuku panjang, penuh tenaga atau dengan benda tajam? Hentikan kebiasaan itu. Layar sentuh dibekali tingkat kesensitifan yang tanpa menekan secara berlebih juga bisa menavigasikan menu yang kamu tuju. Digunakan secara kasar bisa membuat layar nya rusak dan tidak responsif lagi.

6. Tidak bisa merawat

Tidak bisa dipungkiri, sekalipun sedang makan nasi padang atau gorengan, tangan kita masih bergelut dengan layar handphone. Kalau ada noda makanan atau minyak, main lap dengan apa saja asal bersih. Itu dilarang! Membersihkan layar tidak bisa asal dan sembarangan. Layar bisa rusak, meski tidak secara langsung namun bertahap, tapi kamu mau layar sentuh nya tidak berfungsi? Gunakan kain microfiber yang dibuat khusus untuk bersihkan layar dan debu yang menempel, tanpa meninggalkan goresan atau bercak di layar.

7. Banyaknya goresan

Kalau tidak bisa merawat, pasti bakal timbul goresan. Entah disengaja atau tidak disengaja seperti kena benda tajam atau pernah jatuh sesekali. Goresan itu bisa jadi penyebab touchscreen error. Gunakan screen protector atau populer nya disebut anti gores. Dan tidak perlu khawatir kalau anti gores bakal mengganggu. Sudah banyak kok anti gores yang screen-friendly, jadi tidak menghalangi sentuhan di layar.

Sponsors Link

8. Adanya retak

Jangan biarkan layar yang sudah retak, karena akan berujung ke layar yang pecah. Entah karena tergores atau jatuh, layar yang retak bisa jadi bencana. Retaknya layar bisa mengurangi durabilitas layar yang berakibat buruk. Penyebab sederhana dari retak bisa jadi karena terbiasa mengantongi handphone di celana sempit. Jadi, simpan handphone ditempat yang memiliki ruang tanpa harus terkompres.

9. Dibiarkan tergeletak di mana saja

Siapa yang terbiasa menyimpan handphone di atas TV, kulkas, radio atau barang elektronik lain yang ada? Kalau iya, selamat, kamu beli tiket untuk membetulkan handphone rusak. Barang elektronik yang memiliki medan magnet di dalam nya dan tanpa sadar malah menaruh handphone di dekat nya, berbahaya sekali itu. Medan magnet berpengaruh sekali untuk merusak layar sentuh yang ada pada handphone. Jika tidak mau keluar uang karena harus membetulkan handphone, lebih baik hilangkan kebiasaan buruk nya, ya.

Demikian yang menjadi penyebab touchscreen error jadi tidak berfungsi optimal. Sekalipun kamu pakai hp tercanggih di dunia, wajib sekali baca artikel yang satu ini.

, , , , ,
Oleh :
Kategori : Teknologi